Aku takut komentar orang lain untuk melakukan sesuatu.

Tidak ada satu orang pun yang hidup di dunia ini, yang ingin merasakan ke gagalan, dianggap tidak bisa melakukan apa apa. Semua ingin merasakan hidup nyaman, aman, tentram selalu tanpa melewati rasa ketakutan, kegagalan, masa masa rendah dalam hidup.

Padahal mau kita diam, atau mau kita bergerak, kita akan selalu dihadapkan kegagalan.

Kenapa kita selalu takut gagal?. Ini adalah penanaman sejak anak anak yang salah. Contohnya, ketika kita berlari, orang tua berkata “jangan berlari nanti jatuh!”. Sehingga kita takut berlari. Sama halnya ketika kita sekolah. Kita selalu ditertawakan ketika kita menjawab hal yang salah, sehingga kita takut menjawab karena takut ditertawakan.

Dengan demikian, pemikiran seperti itu membuat sebagian dari kita malas dan menghalalkam segala cara agar tidak gagal. Seperti membuat contekan ketika un, padahal kita telah belajar. Namun takut tidak lulus UN. Kita nyogok bekerja karena takut gagal. Padahal kegagalan adalah hal biasa dalam kehidupan kita.

if you don’t try anything new, you’ll nevel fail!

See more : kemalobey.blogspot.com (blog pribadi)

kamtree.blogspot.com (blog tentang cara membuat blog)

Teman

Apa yang pertama kali kamu pikirkan tentang “teman” ini merupakah kisah pilu seorang teman. Sekaligus kisah mencari jati diri seseorang.

Terkadang, yang namanya hidup. Tidak hanya masalah kisah seseorang berkenaan cinta, uang, kekayaan, jabatan. Hidup kita dipenuhi dan bahkan dipengaruhi yang namanya teman. Hidup akan terasa sepi, bahkan.. menyedihkan bila kita sadar, kita tidak memiliki satu orang teman sekalipun.

Di sebuah sekolah, suasana cerah, tempat dimana semua siswa SMA menimba ilmu.

Seorang anak, duduk sendiri. Dia terlihat sedang tertawa sendiri menatap kearah buku kosongnya. Sesekali si anak tersebut jail kepada teman-teman sebelahnya. Sesekali juga sang anak tersebut pergi kekantin sendirian dan sesekali juga dia melihat teman-temannya tertawa, tanpa tau apa yang mereka bicarakan.

“KRIINGGGGG”

Hari belajar, dimulai.

Seorang guru berkumis masuk kemudian memberi salam dan menanyakan kabar anak anaknya selama liburan kemarin. Jumlah murid berjumlah 36 dengan 11 orang pria, dan 22 orang wanita. 11 orang pria?. Nampaknya itu merupakan kelas unggulan dibanding kelas lain yang rata-rata laki lakinya berjumlah 20 orang.

“Anak-anak berhubung sistem belajar kita sekarang menggunakan kurikulum 2013, kali ini bapak ingin kamu sekalian membuat kelompok berjumlah 7 kelompok”

“Ditentukan oleh bapak atau oleh kami?” salah seorang murid bertanya.

“Bebas saja sesuai sahabat yang diingin kan kalian”.

Serentak para siswa mencari kelompoknya, setiap kelompok punya 5 orang anak. Tentunya ada satu kelompok yang berjumlah 6 orang. Seorang anak yang duduk sendiri tersebut merasa canggung memilih kelompok yang mana, bagaikan raut wajahnya mengatakan “siapa saja tolong terima aku”. Setiap dia datang kepada setiap kelompok, kelompok tersebut serentak berkata “SUDAH PENUH, SUDAH PENUH!!”. Lagi-lagi wajah anak tersebut seperti mengungkapkan isi hatinya, ia ingin mengadu pada gurunya. Namun malu. Dia sadar tidak memiliki teman disini.

Kesalahan dan kenakalan tahun lalunya, sangat berbekas. Nampaknya sebenarnya dia anak yang baik, sesekali mencari perhatian teman-temannya dengan menjaili. Namun nampaknya teman-teman yang memendam kebencian terhadap dia justru menyebarkan aib masa lalunya, dan malah  menambah menjelek-jelekannya.

Pernah suatu ketika, dia iseng duduk. Ingin mengajak ngobrol temannya. Tapi justru temannya berpindah, bahkan seraya menarik kursinya kebelakang. Seakan-akan tidak ingin duduk bersama dia.

Dia nampak tidak betah, bahkan sangat ingin pindah saat itu mungkin dari sekolahnya. Disaat teman-temannya bermain futsal, dia tidak pernah diajak. Bahkan bila diajak, tidak pernah dioper.

Barang kali, dia terlihat tidak tahu malu, sering ketawa adalah untuk menutupi kesedihannya. Dia selalu senang ditemani, bahkan tetap tertawa walau dia dibully.

Didalam hatinya dia selalu berkata “Aku ingin berubah, ingin memiliki banyak teman, biarkan aku menderita, agar aku menjadi orang yang kuat”

Be myself akan berbahagia bagi mereka yang be yourself. Biasakan lah terlihat bahagia meski kita sakit. Dan biasakan lah bersikap tegar, karena orang yang tidak menyukai mu akan tertawa diatas kesedihan kamu.

 

 

 

Belajar inggreshhh

katanyaa.. belajar bahasa Inggris itu mudah. Benarkah?.

Dengar lagu, baca buku, nonton film, main game. Katanya bisa cepat belajar bahasa inggis?.

Belum lagi.. Beberapa guru inggis, yang menganggap semua murid bisa. Datang hanya memberi tugas, dan jawaban. Tanpa memberikan kenapa bisa itu jadi gini atau jadi gitu.

Namaku, ivan. Murid salah satu SMA di Negeri ini. Aku mengatakan ini karena ketidak biasaan ku terhadap bahas. Tidak bahasa inggris saja, termasuk bahasa jepang. Namun, bahasa jepang sedikit dimengerti. Sedikit.

 Hasil test IQ ku menyatakan bahwa otak bahasa ku nilainya A. Tapi nyatanya aku tidak bisa bahasa. Apa artinya ini?. Aku, Pemalas?. No. Bahkan aku lebih rajin ketimbang teman kelas ku yang jago bahasa. Aku telah membeli banyak buku tentang bahasa inggris. Melihat film berbahasa inggris dengan subtitlr inggris. Mendengar lagu dan hafal liriknya. Tapi aku tetap tidak mengerti…

Aku.. Paham artinya.. Tapi aku tidak dapat menyusun sendiri kata-kata. Bahkan terkadang salah mengucapkan. 

Orang tua ku tidak mengizinkan aku pergi ke pare-pare kampung inggris, katanya.. bisa belajar autodidak.

Adakah yang sependeritaan dengan aku?. Tidak dapat bahasa inggris? . Ya Allah, sesungguhnya aku ingin bisa. Hanya Engkau lah yang maha mengetahui. Beri hamba ini, kebisaan untuk mengetahui apa yang hamba belum ketahui.

Siapa idola kamu?

Ditanya soal idola, tentunya saya sebagai umat muslim mengatakan nabi Muhammad lah yang paling pantas dan paling sempurna untuk dijadikan contoh dan diidolakan. Sebab biasanya kita akan meniru bukan perilaku idola kita?.
Tapi saya juga mempunyai idola. Tidak ada yang sempurna untuk dicontoh selain nabi muhammad. Idola ini merupakan yang mungkin dapat kita ambil yang baiknya.

Bisa di contoh Muzammil Hazballah. Seorang arsitek yang memiliki suara yang bagus dalam melantunkan ayat suci al-Quran.

Menadakan al-Quran termasuk dianjurkan bahkan sunnah. Karena bisa menjadi syiar hidayah. – muzammil


Memotivasi banyak orang untuk menghafal al-Quran lebih banyak, menyadarkan orang bahwa al-Quran itu lebih merdu lhooketimbang musik. Belum lagi menenangkan hati. Rasanya orang seperti ini layak dijadikan idola?.

Kemudian, ada Raditya dika, idola baru. Ini semua berasal dari buku yang saya baca dan film hangout yang saya tonton. 

Raditya Dika. Stand up comedy, Film, buku, youtube, blog. Orang yang tidak biasa yang dapat mengembangkan bakatnya. Mulai dari komedian, pemain film, penulis.

Saya tidak sama sekali minat untuk jadi standup comedy 😂. Namun saya melihat bahwa, Bang Radit ini memiliki talenta yang banyak. Tentunya pasti dia sebelumnya banyak latihan bukan hanya sekedar “Bakat”

Tertantang seperti dia.